Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlight

kalender
satulayanan
Sinar Tani
UPBS
SERBA SERBI
web mail

Buku Inovasi



  

 

Ex Kepala 1985-2011

        

On-LINE

Terdapat 28 Tamu online
Teknologi Pakan Berkualitas untuk Sapi Potong PDF Cetak E-mail
Technology Information - Alsin
Oleh Ir. Ruswendi   
Selasa, 21 Juni 2011 13:13
RANSUM BERKUALITAS

Selain hijauan rumput lapangan/legume sebagai sumber pakan utama, ternak sapi potong juga harus mendapat pakan berkualitas dengan kenbutuhan nutrisi seimbang yang mengandung protein maupun energy sesuai kebutuhan pertumbuhan serta pembentukan  lemak tubuh yang cukup. Berbagai limbah dan sisa hasil pertanian menjadi salah satu alternative inovasi teknologi yang mampu memberikan sumbangan positif terhadap kebutuhan pakan penggemukan sapi potong.

Pakan berkualitas bagi ternak sapi potong dipenuhi dari hijauan 10% BB kemudian dilengkapi dengan pemberian pakan tambahan memanfaatkan limbah dan sisa hasil pertanian local, seperti tongkol jagung, kulit kopi dan kulit coklat yang mempunyai kandungan gizi cukup tinggi, disamping juga pemanfaatan limbah tanaman pangan lainnya.

Tabel 1.
Kandungan nutrisi limbah pertanian pada sentra pengembangan sapi potong di Bengkulu (%)
Jenis Bahan
BK
PK
LK
SK
TDN
Jerami Padi
Jerami Jagung Kasar
Klobot Jagung
tongkol JAgung
Kulit Kopi
Kulit Coklat
Kulit Kacang Tanah
Dedak Padi
Ampas Tahu
Daun Singkong
Daun Umbi Rambat
31.82
21.69
42.56
76.61
91.77
89.37
87.38
91.27
10.79
22.43
15.16
.5.21
9.56
3.40
5.62
11.18
14.99
5.77
10.26
25.65
26.98
15.00
1.17
2.21
2.55
1.58
2.50
6.26
2.51
2.32
5.32
8.58
2.73
26.78
26.30
23.32
25.55
21.74
23.24
73.37
18.51
14.53
11.10
22.26
51.50
60.24
65.41
53.08
57.20
55.52
31.70
55.52
76.00
74.30
51.94


Dalam memilih bahan pakan dan penyusunan ransum diperlukan informasi kandungan nutrisi untuk menentukan jumlah penggunaan kecukupan nutrisi pakan sapi potong serta criteria rasional, ekonomis, apicable (terpakai) dan batas penggunaan bahan. Sebaiknya dalam pengolahan bahan terlebih  dahulu difermentasi untuk memudahkan penghancuran, menambah nilai gizi, aroma sekaligus juga menghilangkan aroma khas masing-masing bahan penyusun pakan. Seperti halnya tongkol jagung setelah difermentasi kandungan protein  kasarnya (PK) meningkat dari 5,62% menjadi 7,68% dan kulit kopi dari 11,18% menjadi 12,43%.

PENYUSUNAN RANSUM

Formulasi penyusunan ransum sapi potong disesuaikan dengan kandung gizi pakan tambahan yang dibutuhkan seperti pada Tabel 2. Kebutuhan pakan dan zat nutrisi sapi potong
Berat Sapi (kg)
PBBH (kg/ekor/hr)
Pakan (kg/ekor/hr)
BK Pakan
(% berat badan)
Protein (%)
TDN (%)
180


0.45
0.70
0.90
4.7
4.9
5.0
2.6
2.7
2.8
10.4
11.8
13.1
58
62
66
230

0.45
0.70
0.90
5.3
5.8
5.9
2.4
2.5
2.6
9.7
10.7
11.7
58
62
66


Dalam penyusunan pakan ternak sapi potong, formulasinya harus dapat menyediakan nutrisi yang diperlukan sebagai komponen pembangun dan pengganti sel-sel tubuh yang rusak serta produksinya. Kebutuhan nutrisi dipengaruhi beberapa hal seperti :
  • Tingkat pertumbuhan (status faali)
  • Ukuran tubuh ternak, lingkungan, keturunan
  • Penyakit, parasit, jenis ternak
  • Ketidakserasian pakan dan kekurangan  nutrient

CARA PEMBUATAN PAKAN


Prinsip dasar pembuatan pakan ternak adalah bagaimana pakan yang diberikan disukai dan dapat dikonsumsi dengan baik. Prosedur pembuatan pakan adalah sebagai berikut :
  • Timbang masing-masing bahan penyusun pakan sesuai dengan kebutuhan
  • Tumpuk bahan yang telah ditimbang pada media/tempat pencampur secara berlapis untuk memudahkan pengadukan dimulai dari bahan paling banyak dan diikuti dengan yang sedikit jumlahnya.
  • Bahan berupa cairan sebaiknya dimasukkan ke dalam wadah berlobang-lobang kecil, baru diteteskan pada tumpukan bahan menghindari terjadi penggumpalan waktu pengadukan ransum.
  • Aduk tumpukan bahan mulai  dari pinggir ke tengah lakukan berulang sampai tercampur rata
  • Pakan yang telah jadi dapat diberikan pada ternak sapi potong sesuai kebutuhan 1-2% berat badan atau berkisar 2-5 kg/ekor/hari)
  • Menandakan pakan sudah tercampur rata apabila bahan-bahan penyusunan pakan tidak lagi terlihat, dalam arti kata warna pakan sudah sama.
Berikut ini adalah contoh ransum tambahan sapi potong berbobot badan 180 kg dengan kenaikan  berat badan 0,45 kg/ekor/hari (tabel 3)

No.
Bahan PakanKomposisi )kg)
Harga/kg Bahan (Rp.)
1
Tongkol jagung
15.0










 
LAST_UPDATED2
 
Joomla Templates by JoomlaVision.com