JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Rakor UPSUS Tingkatkan Sinergi untuk Percepat Tanam

fShare
11

Semangat itu salah satunya diwujudkan dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi UPSUS PAJALE di Provinsi Bengkulu pada hari Kamis (11/10/2018) yang dipimpin langsung oleh Penanggung jawab UPSUS PAJALE di Provinsi Bengkulu (Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA). Rakor bertujuan (1) Mengevaluasi pelaksanaan UPSUS PAJALE Provinsi Bengkulu pada MT Asep 2018, (2) Mensosialisasikan Target Pencapaian Luas Tambah Tanam (LTT) Oktober 2018 (3) Memperkenalkan inovasi teknologi Balitbangtan mendukung UPSUS PAJALE 2019, yaitu TURIMAN PAJALE (JA-GO, GO-LE, JA-LE).

LTT Padi Oktober-Agustus 2017/2018 Provinsi Bengkulu sebesar 151.196 Ha, meningkat sebesar 3.367 Ha (2,28) dibanding Oktober-Agustus 2016/2017. Pada bulan September 2018 meningkat sebesar 45.202 ha (88,71%) jika dibandingkan dengan bulan September 2017. Sedangkan target LTT Padi Oktober 2018 Provinsi Bengkulu sebesar 25.000 ha. Capaian LTT sampai dengan tgl 10 Oktober 2018 adalah 4.810 ha, sisa target 20.190 ha denga target harian sebanyak 1.010 ha.

Target itu hanya bisa dicapai dengan kerja bersama seluruh stakeholders terkait se-Provinsi, antara lain Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Dinas Pertanian Kabupaten/Kota se-Bengkulu, Korem 041/Garuda Emas, Kodim se-provinsi Bengkulu, BPS, BMKG, Dinas PUPR, Balai Wilayah Sungai Sumatera VII, PT. Pertani, PT. SHS, PT. Asuransi Jasindo, BPTP Balitbangtan Bengkulu, Tim Teknis UPSUS PAJALE Kabupaten/Kota se Bengkulu, dan Petugas Penyuluh Kecamatan (PPK) se-Provinsi Bengkulu.

Kepala BPTP Balitbangtan Bengkulu memandu dan mengarahkan sesi diskusi secara detail. Pemahaman terkait urgensi Rakor sangat terlihat dari semua peserta, sehingga muncul berbagai diskusi dan klarifikasi terkait luas baku lahan, kendala utama dan potensi di setiap wilayah kerja, prediksi peningkatan LTT, dan kesepahaman dalam pelaporan dan penginputan data.

Beberapa poin penting yang dihasilkan dari kegiatan Rakor, antara lain; (1) Dinas Pertanian Kabupaten/Kota se-provinsi Bengkulu telah menerima penyampaian target LTT Oktober 2018, (2) ketersediaan air dari curah hujan menjadi faktor pembatas. (3) Keterlambatan pasokan benih sampai ke tingkat petani, dapat ditindaklanjuti dengan percepatan pengadaan benih dari pihak supplier (PT. Pertani, PT. SHS). (4) Perlu diusahakan penangkaran benih Padi Sawah dan Padi Ladang di wilayah Bengkulu, (5) Ekspansi jasa asuransi dan coverage dari Jasindo akan sangat membantu keberlangsungan usaha pertanian, (7) BPS perlu menyampaikan update data termasuk luas baku lahan.

Hasil rakor ini menjadi dasar untuk menyusun rencana tindak lanjut percepat capaian target LTT. Pada Oktober 2018 ini, percepatan capaian target LTT Okmar dilakukan dengan strategi sebagai berikut: (1) perbaikan dan pengembangan jaringan irigasi; (2) optimalisasi lahan – tanam Tanpa Olah Tanah (TOT); (3) percepatan Tanam padi Gogo; (4) Teknologi Tumpangsari Tanaman (Turiman); (5) percepatan penyediaan sarana dan prasarana pertanian (benih, pupuk, pestisida dan alat dan mesin pertanian).