JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Program Utama

Sebagai lembaga riset yang ada di daerah BPTP Balitbangtan Bengkulu menjalankan tugas pokok dan fungsinya dalam melaksanakan penelitian dan pengkajian spesifik lokasi. kegiatan yang dilakukan berupa pengkajian untuk merakit inovasi teknologi tepat guna yang dapat diterapkan di tingkat petani dan sekaligus melakukan kegiatan diseminasi dan pendampingan agar inovasi ini dapat tersebar ke kalangan Stakeholder, Perguruan tinggi sampai dengan petani sebagai pengguna. Dalam usaha mencapai swasembadah sembilan komoditas strategis Kementerian Pertanian, Maka BPTP Bengkulu mempunyai tugas untuk melakukan Pendampingan dalam kegiatan "UPSUS" terhadap komoditas utama tersebut. 

 

 

Giliran Petani Sri Kuncoro, Bengkulu Ikut Ramaikan Gerakan Panen Nusantara

 

Disela gerakan tanam padi nusantara, Petani yang tergabung dalam kelompok tani Anugrah, Perintis 3 dan Kelompok tani Maju makmur menikmati hasil panen padi. Momen panen bagi para petani Di Desa Sri Kuncoro khususnya menjadi peristiwa yang dinantikan sejak 4 bulan yang lalu. Para petani menyampaikan hasil yang didapat sebagian akan dijadikan modal untuk memasuki musim tanam berikutnya. Setelah panen ini, mereka akan langsung melakukan pengolahan tanah dan penyemaian. Luasan panen di kelompok tani  anugerah seluas 10 ha, varietas Mekongga dengan produktivitas rata-rata 4,3 ton/ha. Hasil ini termasuk rendah karena ditanam pada musim sela dimana serangan hama cukup tinggi khususnya hama tikus dan burung.

Musim Panen Telah Tiba

Panen merupakan sesuatu hal yang sangat di tunggu oleh para petani, tak terkecuali petani di Bengkulu. Mulai dari tanggal 16 kemarin sudah terlihat beberapa petani memanen sawahnya dengan wajah yang berseri, seperti yang dialami petani dari kelompok tani yang diketuai oleh Bapak Mirwan Effendi. Adapun hamparan padi yang akan dipanen seluas 15 ha di Desa Srikuncoro kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah, panen padi sudah dimulai pada hari ini sampai satu minggu ke depan. Dari pantauan varietas padi yang ditanam yaitu mekongga dengan produktivitas sekitar 4 ton/ha, dengan harga jual sekitar Rp. 4000.

Panen Kembali Bersinar di Desa Padang Peri


Hari ini (17/1/2017) kelompok tani Sinar Pagi, Desa Padang Peri Kabupaten seluma bersuka cita karena mendapatkan hasil panen yang lebih dari biasanya. Bapak Lanid sebagai ketua kelompok berujar bahwa panen kali ini dilakukan pada hamparan 8,5 Ha. Produktivitas lahan 5,2 Ton/Ha, varietas yang digunakan adalah varietas lokal dengan harga jual GKP Rp.4.800/kg. Petani masih sangat berharap pendampingan dalam penerapan teknologi supaya diwaktu yang akan datang hasil panen yang didapat lebih baik lagi.

Optimalkan Lahan Pasang Surut, Bengkulu Panen padi di Musim Paceklik

Petani di wilayah Kota Bengkulu mampu manaklukan lahan rawa pasang surut menjadi lahan produktif dibuktikan dengan panen hari ini (19/12/17). Luas panen sekitar 22 ha pertanaman padi  varietas Ciherang dan Mekongga hari ini dipanen di Kelurahan Rawa Makmur Permai Kecamatan Muara Bangkahulu yang ditargetkan akan panen beberapa hari kedepan seluas 65 ha di dua Kelurahan yaitu Kelurahan Rawa Makmur dan Rawa Makmur Permai. Capaian provitas rata-rata 5,2 ton/ha. Panen padi di lahan pasang surut dihadiri oleh beberapa pihak yang terlibat langsung dalam pembinaan petani diantaranya Dinas Pertanian Kota Bengkulu yang diwakili oleh Kepala BPP Kecamatan Muara Bangkahulu, Babinsa, LO BPTP Balitbangtan Bengkulu, PPL dan kelompok tani di lokasi. Pada kesempatan ini Kepala BPP Kec. Muara Bangkahulu Ahmad Mashudi, SP.  menyampaikan bahwa keberhasilan petani panen di lahan rawa pasang surut di Kota Bengkulu ditunjukkan dengan peningkatan provitas dari tahun ke tahun.  Hal ini merupakan wujud keberhasilan program optimasi lahan rawa pasang surut  yang membanggakan semua pihak, khususnya wilayah pesisir Kota Bengkulu.

Panen Padi di Awal Tahun 2018 Menjadi berkah Bagi Kelompok Tani Suka Maju, Bengkulu

Semangat menjemput  rezeki di awal tahun 2018, Kelompok Tani Suka Maju, Kelurahan Air Putih Baru,  Kecamatan Curup Selatan, Kabupaten Rejang Lebong ikut mewarnai gerakan panen nusantara pada  hamparan lahan sawah seluas 20 ha dan luas panen 5 ha dipanen hari ini (01/01/2018). Ketua Kelompok Tani, Bapak Umar berujar bahwa hasil panen kali ini lebih baik dari sebelumnya berkat bimbingan dari para petugas pertanian.  Petani mengaku mulai menerapkan teknologi yang dianjurkan. Varietas yang dipanen adalah varietas Cimelati, Ciherang dan IR 64 dengan produktivitas 6.0 T/Ha dan harga gabah kering panen Rp. 5000/Kg.