JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Agenda Acara

Layanan Magang Siswa/Mahasiswa

Menerima siswa magang yang melakukan Praktek Kerja Industri (Prakerin) atau Praktek Kerja Usaha (PKU) merupakan salah satu bentuk perwujudan fungsi BPTP Balitbangtan Bengkulu, yaitu memberikan pelayanan pengkajian dan pengembangan teknologi pertanian spesifik lokasi.

Selama lebih kurang 3 bulan, siswa magang melakukan kegiatan dengan lingkup utama adalah praktek di lapangan dan pembelajaran dalam kelas. Tambahan pengetahuan melalui kegiatan belajar di kelas dilakukan seminggu sekali dengan jadwal yang telah disusun secara sistematik. Materi yang diberikan antara lain pengembangan inovasi teknologi terkini terutama hasil inovasi Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia dengan didampingi oleh Peneliti/Penyuluh BPTP Bengkulu sebagai instruktur/mentor.

Pada hari Jumat (15/03/2019), Tim Taman Agroinovasi dan Tagrimart (Eko Kristanto, S.P) telah memberikan materi praktek langsung Teknik pembuatan kompos kepada 32 orang Siswa Magang dari SMK N 6 Seluma, dan SPP kepahyang yang sedang melakukan magang di BPTP Balitbangtan Bengkulu. 

Bahan baku utama yang digunakan untuk pembuatan kompos adalah feses sapi sebanyak 750 kg yang diperoleh dari Kelompok tani ternak di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma, dedak padi (10 kg), molase (4 kg), (aktivator Trikoderma (250 g), air (50 liter), dan kaptan (20 kg). Siswa dibekali teknik pembuatan kompos mulai dari komponen bahan penyusun kompos, takaran kebutuhan bahan dan teknik pencampuran. Kompos akan difermentasi selama 21 hari dan dilakukan pengadukan setiap 7 hari.

Teknologi pembuatan kompos menjadi materi display pada Taman Agroinovasi dan Tagrimart 2019. Selanjutnya, produk akhir kompos ini selanjutnya akan dimanfaatkan sebagai media tanam untuk budidaya tanaman sayuran dan buah di Taman Agroinovasi dan OPAL BPTP Balitbangtan Bengkulu.

Write comment (0 Comments)

 

Tak hanya mempelajari teknologi budidaya tanaman, siswa  dari SMKN 6 Seluma dan SPP Kelobak yang sedang menjalankan Praktek Kerja Usaha (PKU) dan Praktek Kerja Industri (Prakerin) juga mengikutin kegiatan pengolahan hasil di Laboratorium Pascapanen BPTP Bengkulu.

Selain membantu kegiatan ujicoba di Laboratorium Pascapanen, para siswa ini juga dapat mempraktekan secara langsung teknologi pengolahan hasil pertanian. Seperti pada aktivitas hari Rabu-Kamis (14-15 Maret 2019), pelajar kelas XI ini melakukan ujicoba pengolahan kedelai menjadi produk susu dan tahu.

Bahan baku kedelai yang digunakan teridiri dari kedelai impor yang banyak dijual di pasaran serta kedelai varietas Burangrang dan Dena-1 yang merupakan varietas unggul baru Badan Litbang Pertanian.

Lina Ivanti, koordinator Laboratorium Pascapanen mengungkapkan bahwa ia ingin melakukan  melakukan ujicoba diversifikasi olahan kedelai di Laboratorium Pascapanen.

"Kebetulan ada siswa magang, jadi kita libatkan dalam kegiatan laboratorium pascapanen", ungkapnya.

"Dari hasil ujicoba, kedelai varietas Dena-1 nggak kalah dengan kedelai impor, bahkan rendemen susu yang dihasilkan lebih tinggi", lanjutnya.

"Untuk produk tahu, kami coba membuat produk homemade tofu yang prosesnya lebih sederhana", pungkasnya.

Ditemui di Laboratorium Pascapanen, Niken salah satu siswa magang mengatakan, "Sebelumnya kami belum  pernah membuat susu kedelai dan tahu, kami
senang karena mendapat pengetahuan baru".

Write comment (0 Comments)

Menerima siswa magang menjadi salah satu upaya akselerasi proses alih teknologi kepada masyarakat. Kali ini giliran 17 orang siswa SPP Kelobak Kepahiang yang akan melakukan Praktek Kerja Usaha (PKU) atau magang di BPTP Balitbangtan Bengkulu. Sebelum memulai tugasnya selama magang, generasi milenial tersebut memperoleh pembekalan pada hari Jumat (1/03/2019).

Suasana terasa begitu santai dan akrab saat Kasie Kerjasama dan Pelayanan Pengkajian (Dr. Rudi Hartono, MP) memperkenalkan profil dan tupoksi BPTP Balitbangtan Bengkulu. Tak hanya itu, kondisi dan kompetensi Sumber Daya Manusia, sarana prasarana, peran, serta capaian hasil Litkajibangrap BPTP Bengkulu juga disampaikan.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Dr. Shannora Yuliasari, MP yang menjabarkan tentang Ruang Lingkup Kegiatan Taman Agroinovasimart (Tagrimart), Kebun Benih Induk (KBI), dan KRPL (Kewasan Rumah Pangan Lestari) Tahun 2019. Kegiatan tersebut nantinya menjadi wahana pembelajaran bagi siswa magang mulai dari budidaya sampai pascapanen dan pengolahan hasil.

Untuk mengetahui peningkatan pengetahuannya secara terukur, dilakukan survey menggunakan kuisioner sebelum siswa memulai magangnya. Selanjutnya, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang akan beraktivitas mulai esok Senin (4/03/2019) pada unit Tagrimart, KBI, Rumah Kaca, Screen House, Koleksi Tanaman SDG, dan Laboratorium Pascapanen.

Setiap tahun, BPTP Balitbangtan Bengkulu rutin menerima siswa/mahasiswa magang, antara lain dari SMKN 6 Bengkulu, SMKN 6 Seluma, SPP Kelobak, SMKN 2 Bengkulu Selatan, Universitas Bengkulu, Universitas Muhammadiyah Bengkulu, dan Universitas Padjadjaran Bandung.

Write comment (0 Comments)

Menerima siswa magang yang melakukan Praktek Kerja Industri (Prakerin) atau Praktek Kerja Usaha (PKU) merupakan salah satu bentuk perwujudan fungsi BPTP Balitbangtan Bengkulu, yaitu memberikan pelayanan pengkajian dan pengembangan teknologi pertanian spesifik lokasi.

Selama lebih kurang 3 bulan, siswa magang melakukan kegiatan dengan lingkup utama adalah praktek di lapangan dan pembelajaran dalam kelas. Tambahan pengetahuan melalui kegiatan belajar di kelas dilakukan seminggu sekali dengan jadwal yang telah disusun secara sistematik. Materi yang diberikan antara lain pengembangan inovasi teknologi terkini terutama hasil inovasi Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia 7dengan didampingi oleh Peneliti/Penyuluh BPTP Bengkulu sebagai instruktur/mentor.

Sebanyak 15 orang siswa SMK N 6 Seluma dan 17 orang siswa SPP Kelobak Kepahiang saat ini sedang melakukan Prakerin dan PKU di BPTP Balitbangtan Bengkulu. Pada hari Jumat (8/03/2019), seluruh siswa tersebut mendapat tambahan materi belajar di kelas mengenai Teknologi Pengolahan Kompos yang disampaikan oleh Penyuluh BPTP Balitbangtan Bengkulu (Eko Kristanto, SP).

Praktek lapang siswa magang juga diintegrasikan dengan kegiatan Taman Agroinovasi yang berlokasi di lingkungan kantor BPTP Balitbangtan Bengkulu.

Write comment (0 Comments)

Tak terasa sudah lebih dari 2 minggu 15 orang siswa SMK N 6 Seluma melaksanakan magang/Prakerin di BPTP Balitbangtan Bengkulu. Tim Peneliti dan penyuluh BPTP Bengkulu secara bergantian bertugas memberikan materi dan praktek kepada siswa yang disinergikan dengan kegiatan Taman Agroinovasi tahun 2019. Sebelum siswa memulai pembelajaran materi dan prakteknya, tak lupa Tim melakukan survei tingkat pengetahuan awal siswa menggunakan kuisioner.

Menjadi rutinitas setiap hari selama magang, siswa mendapatkankan pengetahuan mengenai teknologi budidaya sayuran sekaligus praktek secara terjadwal dengan dibagi menjadi 3 kelompok. Materi dan praktek yang telah diberikan selama 2 minggu ini antara lain penyiapan kompos, pembuatan arang sekam, penyiapan media tanam, penyemaian benih sayuran untuk budidaya sayuran secara konvensional di polibeg dan bedengan, serta penyemaian benih sayuran untuk budidaya secara hidroponik.

Siswa yang berada di kelompok tugas Kebun Benih Induk (KBI) juga mendapatkan materi dan sekaligus praktek, mulai dari penyiapan media semai, pengisian media semai tanaman sayuran, teknik penyemaian benih sayuran dan pepaya merah delima. Selama 2 minggu ini, siswa bahkan telah melakukan perbanyakan tanaman jeruk Kalamansi dengan teknik cangkok sebanyak 100 cangkokan.

Siswa juga melakukan persiapan lahan, pembuatan lubang tanam dan penanaman pohon entres 10 varietas durian yang rencananya akan didaftarkan untuk proses sertifikasi. Benih durian unggul yang diperoleh dari Balai Penelitian Buah Tropika.

Setiap hari Jumat pada setiap minggunya siswa juga mendapatkan pengayaan materi pembelajaran di kelas. Selama 2 minggu ini materi yang diberikan antara lain (1) Teknik budidaya sayuran, (2) Teknologi budidaya tumpangsari tanaman, dan (3) Teknologi Largo Super. Semoga ilmu yang diberikan berkah dan bermanfaat.

Write comment (0 Comments)