JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Teknologi Pengendalian Penyakit Diplodia (Blendok) Pada Tanaman Jeruk

fShare
18

Salah satu permasalahan yang ditemui pada pertanaman jeruk di kawasan pengembangan jeruk di Provinsi Bengkulu adalah serangan penyakit Diplodia (blendok). Serangan penyakit blendok dapat menyebabkan batang tanaman jeruk menjadi rusak dan akhirnya mati.

Gejala penyakit diplodia

Jika dilihat dari gejalanya, penyakit diplodia terdiri dari dua jenis yaitu diplodia basah dan diplodia kering. Penyakit diplodia basah ditunjukkan dengan adanya reaksi tanaman setelah terinfeksi penyakit tersebut yaitu batang, cabang dan ranting tanaman mengeluarkan blendok berwarna kuning keemasan. Pada stadia lanjut, kulit tanaman akan mengelupas dan dapat mengakibatkan kematian. Gejala penyakit diplodia kering yang terlihat yaitu kulit batang dan cabang akan mengelupas, langsung mengering dan tidak mengeluarkan blendok, sehingga gejala awal sulit diamati.

 

Cara pengendalian penyakit diplodia

Pengendalian dilakukan dengan menjaga kebersihan kebun yaitu dengan menjaga kebersihan alat pertanian seperti pisau, gunting pangkas maupun gergaji atau alat lainnya dengan selalu mencuci bersih dan mengolesi kapas yang dibasahi alkohol 70% atau clorok 5%, sebelum dan sesudah digunakan. Segera lakukan pemangkasan ranting kering dan cabang yang terserang penyakit, ranting pangkasan dibakar atau ditimbun. Selain itu perlu dilakukan pelaburan batang dan cabang dengan bubur Kalifornia (bubur belerang).

 

Bahan yang digunakan dalam pembuatan bubur belerang berupa kapur tembok 1 bagian, belerang 2 bagian dan air 10 bagian. Cara membuatnya adalah : 1) tumbuk belerang hingga halus; 2) cairkan kapur dengan air sampai jenuh kemudian ambil endapannya saja, kelebihan airnya dibuang; 3) rebus 10 bagian air hingga mendidih, kemudian masukkan 1 bagian belerang ke dalam air sedikit demi sedikit; 4) setelah belerang mendidih, masukkan endapan kapur sedikit demi sedikit ke dalam air rebusan belerang sampai mendidih; 5) setelah itu angkat dinginkan (apabila larutan campuran telah berubah warna menjadi kemerahan, itu menandakan bubur belerang telah jadi). Larutan bubur sudah dapat digunakan.

Pengendalian penyakit blendok ini dengan cara melakukan pelaburan pada batang yaitu memanfaatkan endapan bubur kalifornia yang berwarna kuning. Caranya dengan membersihkan batang dan ranting jeruk terlebih dahulu dengan sikat plastik/ijuk. Kemudian larutan bubur kalifornia dilaburkan pada batang hingga ranting dengan menggunakan kuas. Pelaburan bubur ini dilakukan 3 bulan sekali pada musim hujan saja.

 

Oleh : Ir Sri Suryani M. Rambe. M.Agr