JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Peta AEZ Perwilayahan Komoditas dan Satuan Lahan

fShare
0

Pengelolaan sumberdaya lahan dalam konteks pembangunan kedepan menjadi lebih penting karena berbagai tantangan yang dihadapi semakin komplek seperti (1) tekanan lahan oleh pertambahan penduduk (2) konservasi lahan dan alih fungsi lahan, (3) degradasi lahan dan kerusakan lahan (4) kerusakan lingkungan serta bencana alam yang terus meningkat. Permasalahan pengelolaan sumberdaya lahan yang banyak terjadi pada daerah otonomi baru adalah belum tersedianya/keterbatasan data/informasi sumberdaya lahan pada skala operasional.

Pengembangan komoditas pertanian unggulan harus didukung oleh kesesuaian agroekologi. Untuk itu, Badan Litbang Pertanian merencanakan untuk menyusun informasi sumberdaya lahan berupa Peta AEZ skala 1:250.000 dalam one map policy untuk seluruh provinsi se Indonesai. Peta tersebut sangat bermanfaat sebagai acuan dasar pada tingkat perencanaan regional atau nasional, sedangkan untuk pemanfaatannya pada skala operasional perlu ditindaklanjuti dengan skala yang lebih besar yaitu 1 : 50.000. Pada skala detil tersebut, penilaian kesesuaian lahan digunakan sebagai dasar untuk menyusun peta pewilayahan komoditas pada berbagai zone agro-ekologi akan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam pemanfaatan peta ZAE secara operasional.

Penyusunan peta pewilayahan komoditas mempertimbangkan sifat dan karakteristik tanah sebagai prasyarat utama. Faktor-faktor tanah dan fisik lingkungan yang digunakan dalam penilaian kesesuaian lahan adalah tanah (media perakaran, retensi hara, toksisitas), iklim (suhu udara, elevasi, curah hujan) terrain (lereng, singkapan batuan, batuan dipermukaan), bahaya banjir dan bahaya erosi. Pengembangan komoditas pertanian yang sesuai secara biofisik dan menguntungkan secara ekonomi, sangat penting dalam perencanaan pengkajian teknologi untuk pengembangan komoditas unggulan dengan mempertimbangkan kemampuan sumberdaya alam, sumberdaya manusia, dan kelembagaan sehingga pengembangan komoditas tersebut berkelanjutan. Artinya, bahwa informasi dan data AEZ merupakan informasi dan data dasar penting bagi perencanaan pengembangan sistem usaha pertanian komoditas unggulan spesifik lokasi.

Peta AEZ telah disusun yaitu dari Kabupaten Mukomuko yang terdiri dari Peta Perwilayahan Komoditas dan Peta Satuan Lahan