JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Info Aktual

 
Selasa (5/10/2021), Tim BPTP Bengkulu mendampingi kunjungan Tim Loka Penelitian Kambing Potong (Lolit Kapo) Deli Serdang, Sumatera Utara ke Kebun A3T (Aneka Tanaman Ternak) di Desa Air Tenang Kecamatan Napal Putih Kabupaten Bengkulu Utara.
Kunjungan Lolit Kapo kali ini untuk menyerahkan 2 ekor Kambing Boer pejantan unggul yang ditujukan untuk mempercepat Pengembangan perbibitan kambing boerka di Bengkulu. Kambing Boer pejantan unggul ini akan disilangkan dengan 100 ekor kambing kacang terseleksi milik pengelola Kebun AT3.
Peternak Mitra BPTP Bengkulu (bapak Widhi Atmoko) di Desa Air Tenang Kecamatan Napal Putih Kabupaten Bengkulu Utara yang mengelola Kebun AT3 yang menerapkan Perkebunan Kelapa Sawit Terintegrasi tanaman pakan ini menargetkan 1000 ekor induk pada tahun 2022-2023 yang didukung lahan kebun sawit produktif seluas 125 Ha dengan terintegrasi HMT aracis, indigovera, kaliandra, gamal, odot, dan nangka.
Sejak tahun 2020, Pengelola Kebun AT3 ini sangat antusias untuk mengembangkan kambing Boerka dan telah melakukan kerjasama pemeliharaan kambing boerka dengan BPTP bengkulu, dimana peternak memiliki pejantan Boerka dan BPTP Bengkulu memberikan betina boerka yang saat ini berjumlah 4 ekor dengan kerjasama sistem gaduh bagi anak 50:50.
Write comment (0 Comments)
 
Kementerian Pertanian tahun 2021 memperoleh formasi CPNS sejumlah 766. Peserta seleksi Kompetensi Dasar CPNS 2021 dengan Computer Assisted Test Badan Kepegawaian Negara (SKD CAT-BKN) berjumlah 31.173 orang yang dilaksanakan pada 34 lokasi, salah satunya UPT BKN Bengkulu. BPTP Bengkulu mendapat mandat untuk menjadi panitia pelaksana bersama Tim Sekretariat Jenderal dan Stasiun Karantina Kelas 1 Bengkulu.
Untuk wilayah Bengkulu, SKD CPNS Kementan ini dilaksanakan pada tanggal 26 dan 27 September 2021, dengan jumlah peserta 405 orang.
Penyelenggaraan SKD ini dilaksanakan sesuai dengan Protokol Kesehatan (Prokes) Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease. Prokes berlaku bagi panitia maupun peserta dengan menjaga jarak minimal 1 meter dan wajib diukur suhu tubuhnya. Hal ini bertujuan untuk menjamin efektifitas, efisiensi dan kelancaran serta tetap menjaga kualitas penyelenggaraan SKD.
Write comment (0 Comments)
 
Teknik Budidaya Tanaman Sayuran di Polybag dan Bedengan menjadi materi perdana yang diberikan oleh BPTP Bengkulu kepada kelompok penerima manfaat kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Tahun 2021 pada Pelatihan Tematik yang diselenggarakan oleh Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu, Senin (27/9/2021).
Materi disampaikan oleh Peneliti BPTP Bengkulu (Yahumri, S.P. M.Ling) juga diperkaya dengan praktik pembuatan perangkap atraktan dengan bahan dasar Metil Eugenol (ME) untuk pengendalian hama lalat buah dan praktik pembuatan Mikro Organisme Lokal (MOL) yang berbahan dasar tapai/piyeum dan bonggol pisang. MOL tersebut berfungsi sebagai biopestisida, pupuk organik cair, dan biodekomposer.
Pelatihan yang bertempat di Kelompok Wanita Tani (KWT) Flamboyan Plus, Kelurahan Bajak, Kec. Teluk Segara, Kota Bengkulu ini dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Desi Aneri, SP., M.Si), Kabid. Lingkup Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu, Kepala Kelurahan Bajak, BPTP Balitbangtan Bengkulu, Koordinator Penyuluh BP Teluk Segara, Penyuluh Pendamping, dan ketua serta anggota KWT.
Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan, hal ini dibuktikan dengan banyaknya diskusi dan pertanyaan yang diajukan peserta terutama terkait dengan pembuatan perangkap atraktan ME dan pembuatan MOL karena tergolong pengetahuan baru bagi anggota KWT Flamboyan Plus.
Write comment (0 Comments)
 
Secara maraton BPTP Bengkulu hadir sebagai narasumber Pelatihan Tematik bagi kelompok penerima manfaat kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Tahun 2021. Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kapasitas dan skill bagi anggota KWT terutama aspek teknis budidaya tanaman sayuran dalam rangka pemanfaatan lahan pekarangan.
Senin (04/10/2021) bertempat di Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi Bahari, Kelurahan Sumber Jaya, Kec. Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Peneliti BPTP Balitbangtan Bengkulu (Yesmawati, SP) menyampaikan "Teknik Budidaya Tanaman Sayuran di Polibeg dan Bedengan serta Penanganan Pasca Panen Sayur Segar". Materi juga diperkaya dengan praktik pembuatan kompos, penyiapan media semai dan teknik pemenindahan tanaman ke media tanam.
Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan, hal ini dilihat dengan banyaknya diskusi dan pertanyaan yang diajukan peserta terutama terkait dengan pembuatan kompos dan pengendalian hama penyakit tanaman secara organik.
Write comment (0 Comments)
 
Pengelolaan sampah di seluruh dunia telah menjadi masalah yang mendesak, karena sangat berdampak terhadap lingkungan. Jika setiap rumah tangga melakukan pengelolaan sampah, maka akan menjadi lebih sederhana.
Peneliti BPTP Bengkulu (Kusmea Dinata, S.P, MP) mengenalkan Teknologi pengelolaan sampah rumah tangga kepada Ibu-ibu Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu dalam acara Rapat Koordinasi Tim Penggerak PKK Provinsi Bengkulu yang diselenggarakan di Hotel Nala Kota Bengkulu, pada Jum'at (01/10/2021),
Sampah organik dari limbah rumah tangga dapat diolah dengan dua cara yaitu metode kering dan metode basah.
Metode kering dilakukan dengan membuat composter sederhana multifungsi yang nantinya bisa menghasilkan kompos dan pupuk cair organik (cairan Lindi), sedangkan metode basah akan diperoleh cairan yang biasa disebut ECO Enzyme. Proses ini membutuhkan waktu 3-4 bulan.
Selain dapat mengurangi pencemaran sampah, hasilnya pengolahannya pun sangat berguna. ECO enzym selain dapat digunakan gunakan sebagai pupuk organik dan pengendali hama dan penyakit tanaman, juga dapat digunakan sebagai disinfektan, mencuci buah, sayur dan juga dapat digunakan untuk perawatan kulit dan rambut.
Write comment (0 Comments)