JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Dalam rangka menyongsong tahun perbenihan nasional 2018 Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bengkulu (BPTP Balitbangtan Bengkulu) Kementerian Pertanian RI, siapkan 850 bibit Kelapa Dalam yang akan dibagikan kepada petani/masyarakat melalui kegiatan dukungan perbenihan komoditas perkebunan Kelapa Dalam yang dibiayai melalui APBN-P Tahun 2017.

Kegiatan pesemaian benih Kelapa Dalam dilaksanakan di lahan perkantoran BPTP Balitbangtan Bengkulu, jalan Irian KM 6,5 Kelurahan Semarang Kota Bengkulu. Benih Kelapa Dalam  varietas Sri Gemilang berasal dari kebun induk BPT dan PIT milik Ambo Unga ( kelompok tani penangkat Bungo) yang berlokasi di Desa Pengalihan, kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau seluas 100 ha dengan PIT sebanyak 2.550 pohon yang telah diberi nomor register pohon induk dari 1 sampai dengan 2.550 berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia nomor 68/Kpts/KB.020/10/2017 tentang Penetapan Kebun Blok Penghasil Tinggi dan Pohon Induk Terpilih Tanaman Kelapa Dalam di Kabupaten Indragiri Hilir Sebagai Kebun Sumber Benih di Provinsi Riau.

Peluncuran varietas kelapa pasang surut daerah Kabupaten Indragiri hilir telah dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan melalui sidang pelepasan varietas yang dilaksanakan di Lampung, pada Oktober 2016. Bibit kelapa ini merupakan bibit kelapa terpilih melalui penelitian yang telah dilakukan berulang-ulang sejak lima tahun yang lalu dan memiliki berbagai keunggulan dibandingkan bibit kelapa lainnya. Bibit kelapa Sri Gemilang merupakan satu-satunya spesifikasi baru kelapa yang tumbuh di daerah pasang surut Indonesia.

Persemaian Kelapa Dalam dilakukan di bedengan persemaian dimulai pada bulan Oktober dengan harapan setelah 6-9 bulan ke depan bibit sudah dapat distribusikan kepada petani berdasarkan SK dan CPCL yang sudah ditetapkan oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu dan Dinas Pertanian Kabupaten Seluma. Dalam upaya tercapainya tujuan dari program ini  tim akan terus melakukan koordinasi dan kerjasama dengan instansi terkait agar pendsitribusian bibit dapat tercapai dan tepat sasaran.