JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Agenda Acara

Pin It

Beberapa waktu yang lalu tim UPSUS PAJALE BPTP Balitbangtan Bengkulukembali melakukan kegiatan monitoring perkembangan display Tumpang sari Tanaman (TURIMAN) dan Tumpang Gilir Tanaman (TUGIMAN) padi jagung kedelai (PAJALE) di Kelompok Tani Sungai Suci di Desa Pasar Pedati Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah. Pengamatan keragaan tanaman padi dan jagung, identifikasi serangan OPT dan upaya pengendalian OPT tentunya merupakan hal rutin yang dilakukan pada kegiatan Turiman.

Pada TURIMAN jagung-padi gogo (JAGO); saat ini tanaman padi gogo sudah berumur 26 HST. Pemupukan pertama tanaman padi dilakukan dengan 1/2 dosis pupuk NPK (200 kg/ha) dan 1/3 dosis Urea (100 kg/ha). Tanam jagung masih menunggu hujan turun dan direncanakan akan dilaksanakan satu minggu yang akan datang.

Pada TURIMAN padi gogo-kedelai (GOLE); Tanaman padi gogo dan kedelai berada pada fase generatif dengan umur tanaman padi 109 HST dan kedelai 74 HST. Sebentar lagi tanaman kedelai akan segera panen.

Teridentifikasi serangan hama walang sangit dengan intensitas sedang, hama beluk intensitas sedang, dan ulat daun intensitas ringan pada tanaman padi, sedangan OPT pada tanaman kedelai teridentifikasi hama ulat daun dengan intensitas serangan ringan. Upaya pengendalian sudah dilakukan oleh petani.

Tanaman jagung pada display TUGIMAN jagung-padi gogo (JAGO) masuk fase reproduktif, terlihat secara morfologi, tanaman jagung berada pada fase silking (berbunga betina) dan muncul rambut tongkol, serta fase tasseling (berbunga jantan). Pertumbuhan tanaman sebagian besar kurang normal yang disebabkan cekaman kekeringan karena kurangnya hari hujan dan intensitas hujan di lokasi kegiatan.