JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
fShare
0

Pembinaan karya tulis ilmiah senior kepada yunior dalam memelihara penciri scientific recognition Peneliti Badan Litbang Pertanian harus terus dilakukan secara simultan, demikian bagian dari arahan Kepala Badan Litbang Pertanian, Prof (riset) Dr. Muhammad Syakir, dalam pembukaan Workshop Koordinasi dan Seminar KTI Kegiatan Kebijakan Pembangunan Kawasan Pertanian dan Wilayah Perbatasan Tahun 2018, bertempat di Bogor, 6-8 November 2018.

Inovasi menjadi elemen penting dalam pembangunan setiap negera. Tidak ada negara maju tanpa dukungan inovasi. Teruslah berinovasi dengan menggunakan pendekatan-pendekatan atau metode baru dan inovasi yang berbasis output.

Acara Workshop ini dihadiri oleh Kepala Puslitbang/BB, Balai Komoditas, BPTP, para Eselon 3 dan 4 dan para penjab kegiatan perbatasan dan pendampingan kawasan lingkup Balai Besar Pengkkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian  dari  BPTP Balitbangtan Bengkulu dihadiri oleh Kepala Balai (Dr. Darkam Musaddad) dan Kasie KSPP (Dr. Rudi Hartono).

Hari pertama, peserta workshop diperkaya dengan materi tentang Peranan Intelijen dalam Ketahanan Nasional oleh narasumber Drs. Isroil Samihardjo, MDEfStud. Materi intelijen menjadi penting untuk disampaikan demi menjaga sumber daya genetik Indonesia. Teknik, strategi dan taktik intelijen perlu diterapkan di Kementerian Pertanian . Pangan erat hubungannya dng biodiversity. Energi berbasis hayati akan menggantikan energi fosil dan Indonesia adalah negara dengan potensi besar tersebut. Karenanya Indonesia ke depan sebagai negara penentu pangan dunia, untuk itu pemahaman intelijen perlu diketahui oleh peneliti agar materi genetik yang terkandung dalam SDG sumber pangan dan energi Indonesia tidak berpindah kepemilikan ke pihak-pihak lain.