JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
fShare
0

BPTP Balitbangtan Bengkulu telah mengunggah informasi progres kegiatan Peningkatan kapasitas penyuluh daerah yang melakukan Sosialisasi inovasi teknologi budidaya bawang merah kepada penyuluh pertanian di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kepahiang dan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk menyampaikan inovasi teknologi yang diimplementasikan pada demplot budidaya bawang merah di 2 lokasi wilayah BPP tersebut.

Pada hari Kamis (1/11/2018), tim BPTP Balitbangtan Bengkulu melakukan pendampingan inovasi teknologi yang diterapkan pada demplot Budidaya bawang merah, yaitu pemupukan dasar, pemasangan mulsa, pembuatan lobang tanam 15x15 cm dan 15x20 cm, pemotongan umbi dan pemberian fungi pada benih bawang merah. Varietas bawang merah yang digunakan adalah Batu Ijo.

Dalam kegiatan pendampingan ini terlihat respon dan antusias yang sangat baik dari para peserta karena penyuluh daerah sangat membutuhkan bekal pemahaman teknis yang lengkap. Pemilihan inovasi teknologi ini sesuai dengan kebutuhan daerah Kabupaten Kepahiang dalam rangka pengembangan kawasan komoditas bawang merah. Semoga bermanfaat

Inovasi teknologi yang diterapkan, meliputi 1) Pembuatan bedengan dengan lebar 100 cm, panjang bedengan disesuaikan dengan kondisi lahan, dan jarak antar bedengan 30 cm, 2) Pemberian pupuk kandang 10 ton/ha, 3) Pemberian kapur Dolomit 1-2 t/ha, 4) Pemberian pupuk majemuk NPK sebagai pupuk dasar 200 kg/ha, 5) Pemberian fungi antagonis Thricoderma 0,5 kg/ha, 6) Pemasangan mulsa plastik hitam perak, 7) Pelubangan mulsa dengan jarak tanam 15x15 cm dan 15x20 cm, dan Persiapan benih, bibit bawang merah dipotong sepertiga pada bagian ujung umbi, lalu diaduk dengan fungisida yang bersifat kontak dengan perbandingan 100 kg benih dengan 100-200 gram fungisida.