JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
fShare
0

Ketersediaan Hijauan Makanan Ternak (HMT) yang berkualitas, berkesinambungan, mudah dan murah adalah harapan setiap peternak, baik peternak sapi, kerbau, kambing maupun domba. Salah satu HMT tersebut dalah Indigofera.

HMT Indigofera sp pada umur 12 bulan dapat mencapai tinggi 2 meter dengan diameter batang 18-20 cm. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada tanah yang kurang subur dan tahan terhadap musim kemarau yang panjang. Rata-rata produksi 697,75 g daun/pohon (36,43 %), 1627,25 g batang/pohon (63,57 %), produksi segar 52 ton/Ha. Tanaman Indigofera sp seluas 1 ha mampu mencukupi kebutuhan pakan 10 ekor sapi. HMT ini mengandung protein kasar 27,9%, serat kasar 15,25%, kalsium 0,22%, dan fosfor 0,18%.

Sistem perbanyakan tanaman indigofera dapat dilakukan secara vegetatif dan generatif. Perbanyakan vegetatif adalah perbanyakan dengan menggunakan setek pada tanaman yang telah berumur 2-3 tahun dengan panjang setek 30- 45 cm. Sebelum setek ditanam, sebaiknya setek diolesi dengan cairan zat perangsang pertumbuhan akar misalnya rotone F.

Perbanyakan generatif yaitu perbanyakan dari biji. Tahapan perbanyakan generatif meliputi; (1) Perendaman biji; perendaman biji selama 24 jam dengan tujuan untuk memisahkan benih yang bernas dengan benih yang hampa, kemudian benih yang mengendap ditiriskan selama 10 menit. (2) Penyiapan media; siapkan media tanah bercampur pasir yang telah digemburkan, (3) Penyemaian; biji ditaburkan secara merata pada permukaan tanah dan ditutup kembali dengan tanah gembur setebal ± 2-5 cm. (4) Pemeliharaan semaian; lakukan penyiraman satu kali sehari, setelah 15-20 hari benih mulai tumbuh dengan ketinggian ± 15-20 cm (4) Semaian dipindahkan ke polybag berukuran 10 x 15 cm, masukkan benih ke dalam polybag kemudian tutup kembali dengan menggunakan tanah, (5) Tanam; setelah ketinggian mencapai 25-30 cm atau payung daun sudah mencapai empat tingkat (akar belum menembus polybag) tanaman dipindahkan ke areal kebun HMT yang telah dipersiapkan, lakukan penyiraman 1 kali sehari. (6) Jarak tanam; jarak tanam 1 x 1 meter, (7) Pemupukan; satu bulan setelah tanam dilakukan pemupukan susulan umur 3 bulan setelah tanam. (8) Panen; tanaman Indigofera dapat dipanen saat berumur 6-8 bulan dengan tinggi pemotongan 1 meter di atas permukaan tanah selanjutnya dapat di panen kembali dengan interval waktu 2 bulan.

Melihat potensi HMT ini, BPTP Balitbangtan Bengkulu melalui kegiatan Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) beberapa waktu lalu (30/10/2018) telah mendistribusikan benih biji Indigofera untuk penanaman seluas 2 ha, pupuk Urea, TSP, dan KCl kepada Kelompok Tani Barokah Tani di Desa Bandung Jaya Kecamatan Kabawetan Kabupaten kepahiang. Bersamaan dengan distribusi tersebut, Tim UPSUS SIWAB juga memberikan bimbingan teknik budidaya HMT Indigofera kepada 18 orang peserta yang terdiri dari kelompok tani, tokoh masyarakat serta tenaga pendamping kegiatan UPSUS SIWAB.