JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
fShare
0

Dalam rangka percepatan hilirisasi inovasi Agroinovasi Balitbangtan Kementan kepada masyarakat di Bengkulu, BPTP Balitbangtan Bengkulu telah melaksanakan kegiatan Kaji Terap Inovasi Teknologi budidaya bawang merah di Desa Kali Padang Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong melibatkan 52 orang penyuluh dari 7 Balai Penyuluh Kecamatan (BPP) dan 2 orang petani kooperator. Varietas bawang merah yg didiseminasikan melalui kegiatan ini adalah varietas Batu Ijo, Maja Cipanas, dan Selupu Merah (Lokal).

Tindak lanjut dari kegiatan tersebut, kemarin (8/10/2018) Tim BPTP Balitbangtan Bengkulu melakukan survei untuk mengukur respon dan umpan balik petugas penyuluh dan petani terhadap inovasi teknologi budidaya bawang merah dan varietas bawang merah yang telah didiseminasikan. Survey dilakukan terhadap 25 orang petugas lapang dari 7 BPP di Kabupaten Rejang Lebong.

Hasil demplot kaji terap menunjukkan bawang merah varietas Selupu Merah (Lokal) memiliki produktivitas lebih tinggi dibandingkan dengan varietas Batu Ijo dan Maja Cipanas. Namun, sebanyak 75% responden merekomendasikan bawang merah varietas Batu Ijo  untuk dikembangkan oleh petani dalam usahataninya. Hal ini karena varietas Batu Ijo memiliki warna umbi merah tua yang lebih disukai oleh konsumen serta harga jual yang lebih tinggi dibandingkan dengan varietas lainnya.

Bawang merah varietas Batu Ijo mulai dikenal oleh petani di Kecamatan Selupu Rejang pada tahun 2017 melalui kegiatan kajian inhouse BPTP Balitbangtan Bengkulu. Bawang merah varietas Batu Ijo yang dilepas pada tahun 2004 ini memiliki daya adaptasi yang sangat baik di Kecamatan Selupu Rejang yang memiliki ketinggian sekitar 900-1000 mdpl, baik ditanam pada musim kemarau maupun hujan. Bawang merah varietas Batu Ijo memiliki umur panen 60-65 hari setelah tanam, potensi hasil 16 ton berat kering/hektar, jumlah umbi 4-6 umbi/rumpun, bentuk umbi bulat, berukuran besar (12-20 gram/umbi) dan umbi berwarna merah tua. Semakin hari bawang merah varietas Batu Ijo semakin diminati oleh petani, ditunjukkan dengan semakin meluasnya usahatani bawang merah yang menggunakan varietas ini.

Kegiatan Kaji Terap Inovasi Teknologi Budidaya Bawang Merah ini sangat mendukung program pengembangan kawasan bawang merah di Provinsi Bengkulu, salah satunya mendukung kegiatan Dinas Pertanian Kabupaten Rejang Lebong untuk pengembangan bawang merah seluas 22 hektar dengan melibatkan 11 kelompok tani.