JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
fShare
0

 

Durian...  siapa yang tidak suka buah satu ini.
Buah dengan beragam bentuk dan ukuran ini memang sangat digemari tidak hanya masyarakat Indonesia bahkan mancanegara.

Kabupaten Bengkulu Selatan memiliki berbagai jenis sumber daya genetik (SDG) tanaman lokal yang sangat potensial dikembangkan sebagai komoditas unggulan maupun sebagai materi genetik untuk pengembangan varietas unggul, bahkan lebih jauh ke depan dapat dikembangkan dalam skala komersial.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Balitbangtan Kementan dalam hal ini BPTP Balitbangtan Bengkulu bekerjasama dengan Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kab. Bengkulu Selatan melaksanakan karakterisasi beberapa tanaman lokal di Desa Sukamaju, Kecamatan Air Nipis Kab. Bengkulu Selatan pada hari ini Rabu (26/09/2018).

SDG tanaman lokal yang dikarakterisasi yaitu Durian Ruang Enam, Durian Bantal dan Durian Belimbing. Durian ruang enam termasuk durian langka dan harus dilestarikan. Karakteristik yang diamati adalah pertumbuhan tanaman, daun, dan bunga. Karakterisasi masih akan dilanjutkan pada akhir bulan november, menunggu ketiga jenis durian ini panen. Hmmm... tidak sabar menunggu saatnya panen. Berdasarkan informasi dari petani keunggulan durian bantal dan durian belimbing memiliki daging buah yang tebal.

Hasil karakterisasi selanjutnya akan disusun dalam form pendaftaran varietas lokal untuk mendapatkan sertifikat status kepemilikan ke Pusat PPVTPP. Kerjasama ini terus berlanjut agar SDG varietas lokal  mendapat tanda daftar status kepemilikannya.

SobaTani masih ingat... beberapa bulan lalu (29/4/2018), Tim BPTP Balitbangtan Bengkulu telah mengidentifikasi dan melakukan pendaftaran kelapa manna hijau dan kuning yang sekarang dalam proses pendaftaran di PPVTPP.

Naahh kali ini... Kabid Litbang Bappeda Kab. Bengkulu Selatan (Drs. Jailani Azhar) juga sangat berharap agar kerjasama dengan BPTP Balitbangtan Bengkulu tetap berlanjut untuk pendaftaran SDG lokal durian ini. Tidak hanya sebatas itu, semoga durian ini dapat dikembangkan menjadi komoditas yang memiliki daya saing, adanya pembentukan kelompok tani penangkar, dan pengembangan bibit skala komersial untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Kab. Bengkulu Selatan.