JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
fShare
0

Gerakan tanam padi gogo dalam rangka optimalisasi lahan dan percepatan tanam terus dilakukan. Melalui kegiatan Upaya Khusus Padi Jagung Kedelai, @BPTP Balitbangtan Bengkulu #kerjabersama dengan Kelompok Tani Sungai Suci di Desa Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah melakukan display budidaya padi gogo di lahan kering dengan menerapkan inovasi teknologi Larikan Gogo Super (Largo Super), inovasi teknologi Badan Litbang Pertanian @Agroinovasi Balitbangtan Kementan.

Apa itu Largo Super???

Largo Super adalah teknologi budidaya terpadu padi lahan kering berbasis tanam jajar legowo 2:1. Selain menggunakan sistem tanam jajar legowo 2:1, komponen Teknologi Largo Super meliputi (1) Penggunaan benih padi Varietas Unggul Baru, (2) Biodekomposer, diberikan pada saat pengolahan tanah, (3) Pupuk hayati sebagai seed treatment dan pemupukan berimbang berdasarkan Perangkat Uji Tanah Kering (PUTK), (4) Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) menggunakan pestisida nabati dan pestisida anorganik, serta (5) Alat dan mesin pertanian, untuk tanam (ATABELA), sistem larikan mesin dan manual serta panen (combine harvester).

Komponen teknologi Largo Super yang diterapkan pada lokasi display, antara lain (1) VUB padi varietas Inpago 8, (2) Pengomposan biomassa tanaman secara insitu dengan Biodekomposer Agrodeko, dapat menurunkan rasio C/N dari 40-60 menjadi 15-20 dalam waktu lebih kurang 14 hari, (3) Penggunaan pupuk hayati Agrice Plus untuk perlakuan benih dan pemupukan berimbang dengan PUTK lahan masam dan non masam. Untuk lahan  kering masam per hektar lahan membutuhkan 200 kg urea, 100-200 kg SP-36, 75-150 KCl. Untuk lahan kering non masam per hektar lahan membutuhkan 200 kg urea, 50 kg ZA, 100-200 kg SP-36, 75-150 KCl. Kebutuhan Urea dikawal setiap 10 hari dengan Bagan Warna Daun (BWD), (4) Pengendalian OPT secara terpadu menggunakan lampu perangkap, Feromon (Fero-PBPK), dan Bioprotektor. (5) Penggunaan alsintan; pengolahan tanah menggunakan bajak singkal dan rotary dengan traktor roda 2. Tanam dengan ATABELA dengan jarak tanam sistem larikan Legowo 2:1, 20 cm antara baris dan 40 cm legowo, sedangkan dalam baris tanaman kerapatan tanaman teratur antara 5-10 cm.

Penerapan inovasi teknologi Largo Super ini untuk memberikan pendampingan teknologi serta meningkatkan pengetahuan petani dan penyuluh terhadap budidaya padi gogo di lahan kering, sekaligus optimalisasi lahan untuk percepatan luas tambah tanam.

Saat ini kegiatan display tersebut pada tahap penetapan lokasi dan petani kooperator. Ikuti terus perkembangannya.