JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Demi Jeruk RGL, Inovasi Teknologi sampai Kelembagaan
Berbuah manis, inisiasi yang dilakukan oleh tim Pendampingan Pengembangan Kawasan Pertanian di Desa PAL VII Kab. Rejang Lebong berhasil meyakinkan 11 kelompok tani untuk membentuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang diberi nama Gapoktan Makmur (22/10/2019). Turut andil dalam kegiatan tersebut yakni Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong (Iwan Gunardo, SP). Terbentuknya Gapoktan tersebut tidak hanya mewadahi petani untuk mengembangkan agribisnis jeruk di kawasan ini, tetapi juga dapat memperkuat posisi tawar petani dalam memasarkan produk sekaligus menghindari persaingan yang tidak sehat antar petani.Bagi BPTP Bengkulu, terbentuknya Gapoktan ini dapat mempercepat penyebarluasan informasi teknologi untuk peningkatan produktivitas kebun dan kualitas buah. Upaya ini tidak berhenti sampai di sini, Gapoktan tersebut akan didorong untuk membentuk kelembagaan petani yang berbadan hukum. Inisiasi korporasi ini akan memperluas jaringan pasar hingga menembus ekspor.Tim BPTP Bengkulu juga mendorong penguasaan teknologi budidaya jeruk melalui pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT). Melalui demonstrasi cara yang diikuti oleh 29 orang petani dari Kecamatan Bermani Ulu Raya dan 11 orang PPL di lingkup pertanian Kabupaten Rejang Lebong.Demonstrasi cara yang dilakukan meliputi (1) teknik pemangkasan bentuk untuk tanaman belum menghasilkan sehingga tanaman dapat membentuk percabangan yang baik (1-3-9) dan dapat tumbuh dengan sehat, (2) teknik sambung susu untuk memperkokoh batang tanaman jeruk yang bertujuan untuk menopang berat buah pada saat musim panen raya dan menyelamatkan tanaman ketika terserang penyakit busuk akar, (3) penggunaan bubur belerang (bubur kalifornia) sebagai fungisida (untuk mengendalikan penyakit diplodia) dan insektisida (untuk pengendalian lalat buah dan penggerek buah), dan (4) teknik pikung (pijat dan lengkung) untuk merangsang pembungaan agar tanaman lebih produktif.
BPTP Siap Dukung PATEN TERPADU Kabupaten Bengkulu Selatan
BPTP siap mendukung inovasi teknologi dalam Program Penumbuhan Kampung Ternak Intensif Terpadu (PATEN TERPADU) di Kabupaten Bengkulu Selatan Tahun 2020.Salah satu fungsi BPTP Bengkulu adalah menghasilkan rekomendasi teknologi pertanian spesifik lokasi yang dihasilkan Badan Litbang Pertanian. Inovasi teknologi  tersebut akan menjadi titik ungkit dalam pengembangan kawasan komoditas pertanian wilayah. Pada hari Selasa (24/10/2019),  telah berkoordinasi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan (Sukarni Dunip, S.P., M.Si) untuk meminta fasilitasi BPTP Balitbangtan Bengkulu dalam Program PATEN TERPADU di Kabupaten Bengkulu Selatan Tahun 2020. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas ternak pada 5 kecamatan di Kabupaten Bengkulu Selatan. Keseriusan Pemda Kabupaten Bengkulu Selatan ditunjukkan dengan diterbitkannya SK Bupati Nomor 740/447 Tahun 2019 tentang Penetapan Lokasi Kampung Ternak di Kabupaten Bengkulu Selatan. Kepala BPTP Bengkulu menyampaikan bahwa inovasi teknologi spesifik lokasi dapat disusun jika diketahui teknologi eksisting yang telah diterapkan petani. Peningkatan produktivitas ternak diharapkan akan sekaligus juga meningkatkan produktivitas tanaman pangan/perkebunan dan sistem agribisnis, yang seluruhnya akan bermuara pada kesejahteraan petani. Oleh karena itu, diharapkan Pemda Kabupaten Bengkulu Selatan akan menyiapkan kebutuhan teknologi berdasarkan database sumberdaya lahan dan kelembagaan petani.
Bimtek, Bentuk Komitmen Kementerian Pertanian Dampingi Petani Milenial
Petani Milenial merupakan generasi yang lahir setelah tahun 1980 termasuk dalam gen Y yang berpikiran terbuka, kreatif, dan menguasai teknologi. Demikian sepenggal arahan yang disampaikan oleh Kepala BPTP Bengkulu dalam Kegiatan Bimbingan Teknis Pendampingan Gerakan Petani Milenial Provinsi Bengkulu Tahun 2019 di Kabupaten Seluma, pada hari Rabu (06/11/2019).Program pendampingan yang diluncurkan oleh Kementerian Pertanian ini menekankan penerapan Pertanian Modern. "Praktekkan modern farming, tegas Dr. Yudi Sastro, "Besok kita pakai traktor, nanam pakai transplanter", imbuhnya. Selain itu, Kepala BPTP yang baru dilantik tersebut mengharapkan agar petani lebih maju, kreatif dan inovatif.Ke depan, seluruh basis data informasi pertanian akan terpusat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) sesuai dengan misi Menteri Pertanian. "BPP akan menjadi pusat semuanya, Komando Konstra Tani akan ada di BPP, makanya teman-teman penyuluh harus meningkatkan kapasitasnya", kata Dr. Yudi Sastro, SP, MP.Sejalan dengan pernyataan Kepala BPTP Bengkulu tersebut, Kepala Bidang Kerjasama dan Pendayagunaan Hasil Pengkajian Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) yang turut hadir dalam bimtek tersebut mengajak kepada peserta yang hadir agar bersiap berlari di bawah komando Menteri Pertanian yang baru. Menurutnya, petani milenial punya kekhasan tersendiri, maka diperlukan pendamping yang tepat. "Jangan sampai milenialnya sudah berlari, kita masih terseok-seok di belakang”, katanya. Diperlukan penyuluh pendamping yang menguasai teknologi”, imbuhnya. "Mari kita bersemangat”, pungkasnya.Bimtek Pendampingan Petani Milenial di Kabupaten Seluma ini merupakan Bimtek yang keempat kalinya dilaksanakan oleh BBP2TP di Provinsi Bengkulu bekerjasama dengan BPTP Bengkulu. Anwar, salah satu petani milenial menyampaikan, baginya bimtek ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan kelompoknya. Materi teknologi budidaya kopi memang sangat diperlukan oleh anggota kelompoknya. "Selain bimbingan secara teknis, kami juga membutuhkan bimbingan pengolahan kopi premium", ungkapnya. Anwar juga mengungkapkan bahwa saat ini membutuhkan mesin pengolah kopi.Sebagai pihak yang berwenang memfasilitasi bantuan alat mesin pertanian seperti mesin pengolah kopi, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seluma yang diwakili oleh Sekretaris Dinas (Usep Amerdison, S.ST) menyatakan komitmennya untuk membantu petani. Dinas juga siap bersinergi dengan BPTP Bengkulu untuk melakukan pendampingan terhadap petani.Sebelumnya Bimtek ini telah dilaksanakan di Kabupaten Kaur, Mukomuko, dan Bengkulu Utara. Dalam waktu dekat, Bimtek terakhir dari BBP2TP tahun ini akan digelar di Kabupaten Rejang Lebong.

Berita Program Strategis

Info Teknologi

SDM Profesional

Rahmat Oktavia, SP.
26 Mar 2018 08:41 - Administrator

    Data Personal   Nama : Rahmat Oktafia, SP Tempat/Tgl Lahir : Bengkulu/03 [ ... ]

Eko Kristanto, S.Pt
26 Mar 2018 08:49 - AdministratorEko Kristanto, S.Pt

    Data Personal   Nama : Eko Kristanto, S.Pt. Tempat/Tgl Lahir : Bengkulu/ [ ... ]

Engkos Kosmana, SST
26 Mar 2018 08:23 - Administrator

  RIWAYAT HIDUP   DAFTAR PUBLIKASI ILMIAH  

Dr. Shannora Yuliasari, S.TP., M.P
24 Jan 2019 01:14 - AdministratorDr. Shannora Yuliasari, S.TP., M.P

RIWAYAT HIDUP Shannora Yuliasari, lahir di Jambi, pada tanggal 31 Juli 1974. Pendidikan S1 di [ ... ]

SDM lainnya

Kunjungi Media Sosial Kami

Pengumuman Lelang

Belum Ada Informasi Lelang

Agenda Acara

Benih Sumber

VARIETAS STOK PEMBELIAN
INPARI 32 HABIS PESAN
INPARI 33 HABIS PESAN
INPARI 42 HABIS PESAN
INPARA BLM TERSEDIA PESAN
INPAGO 8 BLM TERSEDIA PESAN

 Update: 07 Januari 2019

Buku Teknologi

Statistik Pengunjung

1230434
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
466
2579
3045
1208978
39093
80833
1230434

2019-12-16 05:25